Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Terkait Kasus Dugaan Hak Royalti Lagu "Sayang", Posan Tobing Pernah Lakukan Mediasi Kepada Pihak Label Tapi Gagal

Senin, 29 November 2021 23:45 WIB
Terkait Kasus Dugaan Hak Royalti Lagu
Kapanlagi/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Musisi Posan Tobing melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan itu ditunjukkan kepada sebuah label musik Warner Musik Indonesia, untuk lagu "Sayang" yang dinyanyikan oleh Shae. Mantan drummer Kotak itu menduga ada pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh label dan beberapa pihak lain.

Sebetulnya, gugatan tersebut sudah dilayangkan Posan Tobing kepada sejak Juni tahun 2020 lalu. Namun, karena pandemi membuat persidangan sempat terhambat. Terkait hal ini, Posan Tobing mengalami kerugian cukup besar.

"Waduh kalau ngomongin tentang kerugian banyak banget ya. Ya sedihlah kalau diceritain sampai nggak bisa ngomong. Bayangin ini album dari 2012 (sekarang) ini udah tahun 2021. Di situ kan banyak hak yang seharusnya saya dapat ya tentunya hak saya untuk kebutuhan keluarga," kata Posan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021).

1. Tidak Mudah

Gambar

Bagi Posan memperjuangkan haknya tidaklah mudah. Apalagi yang ia hadapi adalah salah satu label besar yang bertaraf Internasional. Karena masalah yang ia hadapi cukup rumit, Posan pun menggandeng lawyer Djohansyah. "Berkali-kali, perjuangan ini sangat panjang ini bukan perjuangan yang sebentar. Karena ini juga menghadapi rumah musik yang versinya taraf Internasional ya. Ini bukan hal yang mudah tapi saya dibantu sama tim lawyer saya, kita bisa sampai ke sini," katanya.

"Karena kita juga menghadapi label yang sudah internasional. Ini bukan hal yang mudah, tapi saya dibantu sama tim lawyer saya. Dan kita bisa mencapai ke sini, ini bukan langkah yang gampang," tambah Posan. Sebetulnya, sebelum masuk ke jalur hukum, kasus dugaan pelanggaran hak cipta lagu "Sayang" kedua belah pihak menyelesaikan secara kekeluargaan. Sayangnya, tidak ada titik temu antara pihak Posan Tobing dan label.

"Berkali kali (selesaikan secara kekeluargaan), tapi tidak ada titik temu, maka dari itu kita lanjut ke persidangan," kata kuasa hukum Posan, Djohansyah. "Pernah tempuh jalur mediasi," sambung Posan.

2. Masuk Persidangan

Perlu diketahui, kasus dugaan pelanggaran hak royalti lagu "Sayang" yang dinyanyikan Shae sudah masuk persidangan. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu sudah masuk agenda mendengarkan saksi dari penggugat, yakni Posan Tobing.

"Ini proses yang lama, bukan proses yang mudah, jadi saya sangat berterimakasih kepada para lawyer saya sampai sejauh ini. Saya udah bilang ini bukan hal yang mudah sampai disini. Bukan proses yang mudah buat saya khususnya. Jadi sakit banget perjalanan itu," kata Posan Tobing

"Jadi mohon temen-temen semua juga minta tolong untuk industri musik Indonesia, kalau musik kita begini terus ya mau sampai kapan musisi Indonesia bisa sejahtera," tutup Posan Tobing.

 

Topik Terkait