Terlibat 'GURU GURU GOKIL', Dian Sastro Buka Suara Soal Produser Perempuan di Dunia Perfilman

Gogor Subyakto   | Selasa, 21 Januari 2020 22:02 WIB
Terlibat 'GURU GURU GOKIL', Dian Sastro Buka Suara Soal Produser Perempuan di Dunia Perfilman

Kapanlagi.com - Lewat film GURU GURU GOKIL, Dian Sastrowardoyo melebarkan sayapnya menjadi seorang produser. Yup, dalam project tersebut, sang aktris memilih untuk bekerja di balik layar dan mencoba pengalaman baru.

Meski begitu, Dian mengaku tetap menerima pekerjaan sebagai pemain. Bahkan, ia bercerita masih banyak hal yang belum kesampaian sebagai seorang aktor.

"Kalau jadi aktor, aku masih banyak genre yang belum dicoba, thriller, horor. Aku lumayan mau nyari sih yang cocok yang gimana. Ada gak sih film yang cocok, atau aku langsung produseri saja gitu kan. Pengen coba, aku enggak membatasi sih. Komedi, aksi, drama ayo aja asal ketemu cerita yang aku suka," tutur Dian saat ditemui di Press Conference official trailer film 'GURU GURU GOKIL' di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).

1 dari 2 halaman

1. Soal Produser Perempuan

Soal Produser Perempuan © KapanLagi.com/Budy Santoso
Ini memang merupakan pertama kalinya Dian menjadi seorang produser di sebuah film. Ia pun lantas sempat buka suara mengenai produser-produser atau pekerja balik layar perempuan di dunia perfilman.

"Mestinya dengan banyaknya produser, sutradara, penulis perempuan bikin industri film jadi unik banget, karena cerita-cerita yang sebelumnya hanya diceritain filmmaker laki-laki sekarang bisa diceritakan dari sudut pandang yang unik, yang cuma bisa diceritakan oleh perempuan. Harapannya makin banyak cerita yang lebih memberikan keunikan sudut pandang tersendiri," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

2. Sudut Pandang

Dian menjelaskan kalau kini dunia perfilman menyambut dengan baik untuk para perempuan menjadi seorang produser. Ia pun berharap akan lebih banyak lagi sutradara perempuan dengan karya-karya terbaik mereka.

"Untungnya makin ke sini makin lebih baik ya. Makin banyak sudut pandang perempuan. Kalau produser sudah banyak, ada Mbak Miles, Shanty. Sebenernya yang kurang itu director cewek. Aku justru pengen menyemangati teman-teman yang ingin jadi sutradara perempuan, hayuk dicoba," ajak Dian.

"Jangan takut nyoba. Aku aja sekarang baru nyoba dan kadang kalau berani nyoba kita baru bisa belajar dan proses belajar itu proses yang sehat kok. Gak mungkin kita langsung hebat. Yang penting kita nyoba dulu, berani coba," pungkasnya.

(kpl/apt/ssm)


↑