Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Ternyata Begini Makna Tersirat Dibalik Foto Profil WhatsApp Seorang Aldi Taher

Canda Dian Permana   | Rabu, 28 Oktober 2020 16:20 WIB
Ternyata Begini Makna Tersirat Dibalik Foto Profil WhatsApp Seorang Aldi Taher
Aldi Taher © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Aldi Taher rupanya punya cerita yang sedikit unik soal foto profil WhatsApp nya. Dalam gambar tersebut ada rangkaian tulisan kata-kata 'Ayat Toleransi yang Tertulis di Al Quran' dimana kata tersebut mengarah pada dirinya yang sangat menjunjung tinggi rasa toleransi kepada seluruh umat beragama.

Disamping gambar dirinya yang mengenakan busana muslim, lengkap dengan peci dan sorban, tertulis 'Insha Allah Aldi Taher S,E Presiden Muda Republik Indonesia'. Ternyata Pria berusia 36 tahun ini, masih memiliki keinginan untuk menjadi seorang Presiden suatu saat nanti.

"Bismillah, inshaallah jadi presiden RI muda," ucap Aldi Taher saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (27/10).

1. Sempat Idap Kanker Kelenjar Getah Bening

Selain itu, mantan suami Dewi Perssik ini diketahui sempat mengidap kanker kelenjar getah bening beberapa waktu lalu, oleh karena itu ia menyebut dirinya sebagai pejuang kanker dan juga mengaku mendukung poligami, dimana seorang lelaki memiliki istri lebih dari satu. Meski terkesan agak berlebihan, ia mengaku keluarganya mendukung hal tersebut.

"Pendukung poligami berkah dan pejuang kanker, inshaallah jadi presiden, modalnya Al Quran. (Keluarga) Nggak masalah, selama itu untuk kebaikan mereka mendukung," ujarnya.

2. Tujuan Gunaka Foto Profil

Gambar

Menutup perbincangan, artis kelahiran Jaya Pura, 25 Oktober 1983 mengatakan tujuannya menggunakan foto profil tersebut agar setiap orang, rekan, maupun keluarganya tahu niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Ia juga bermaksud menggunakan foto tersebut untuk mencari ridho dari sang Pencipta.

"Tujuannya biar orang tahu, Inshaallah terpilih jadi Presiden dengan maksudnya mencari ridho Allah," tukasnya.

Reporter:   Irfan Kafril