Ternyata Luna Maya Terinspirasi Jadi Business Woman Karena Sosok Ini

Dhefa Mauren Roos Mary | Sabtu, 01 September 2018 16:59 WIB
Ternyata Luna Maya Terinspirasi Jadi Business Woman Karena Sosok Ini

Kapanlagi.com - Artis cantik Luna Maya kembali melebarkan sayapnya di dunia bisnis. Sebelumnya ia sudah membuat langkah awalnya dengan membuka sebuah clothing line. Tak mau stuck di jalur itu-itu saja, Luna Maya memutuskan untuk menjajal dunia kuliner.

Dunia kuliner sendiri sudah menjadi langganan para artis yang ingin melebarkan sayapnya. Kebanyakan dari mereka memilih cake sebagai produk yang dijualnya, begitu pun juga Luna Maya. Tapi kali ini dari bisnis cake, Luna memutuskan untuk beralih ke rice bowl.

1 dari 4 halaman

1. Waluma Rice Bowl

Waluma Rice Bowl Luna Maya © KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Bisnis rice bowl ini diberi nama Waluma. Sebuah gerai telah dibukanya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Wah semoga sukses ya, Luna!

"Ini Waluma cabang pertama. Rencana sampai akhir tahun minimal 3 lah kedepannya bikin spot-spot baru lagi," jawabnya saat ditemui di opening Waluma, Pejaten, Jakarta Selatan, Jum'at (31/8).

2 dari 4 halaman

2. Business woman adalah impian?

Dengan dibukanya Waluma menandakan keseriusan Luna Maya di dunia bisnis. Lantas apakah menjadi seorang pebisnis alias business woman adalah impian Luna? Ditanya soal hal ini, begini jawaban Luna Maya, "Kalau ditanya begitu, rasa kayaknya gak jauh dari orang tua," ujarnya.

Bukan tanpa alasan, Luna pun menjelaskan lebih detail. Ayahnya adalah seorang seniman, pelukis, sekaligus musisi. Sedangkan sang mama adalah seorang pemilik garment. Nah dengan kreatifitas yang dimiliki sang ayah sebagai seorang seniman, beliau suka membantu ibu Luna di garmentnya tersebut. "Ibuku yang lebih back officenya, bapakku tuh yang sisi kreatifnya. Kayaknya nurun tuh. Kreatifnya ada, bisnisnya ada," sambung Luna.

3 dari 4 halaman

3. Punya banyak cafe

Jadi nggak heran ya dari mana Luna Maya mendapatkan inspirasi untuk membuka usaha clothing linenya? Jelas dari sang mama. Tapi bagaimana dengan bisnis kuliner? "Kalau kuliner dulu aku punya banyak cafe. Jaman dulu banget di bandung, aku partneran sama temanku," ujar Luna Maya.

Sayangnya saat itu Luna Maya tidak terjun secara langsung. Ia lebih berlaku sebagai seorang investor. Menurut Luna, "Dulu kayak orang ngasih proposal, oh duitnya berapa kita invest aja."

4 dari 4 halaman

4. Circle bisnis

Lain halnya dengan sekarang. Luna mengaku terjun langsung ke setiap bisnisnya. "Kalau sekarang semuanya kita pikirin," pungkasnya.

Selain itu Luna Maya juga berada dalam circle bisnis yang mendukung. Teman-temannya senang berbisnis. Hal ini diakuinya menjadi sebuah kesempatan yang baik. Pasalnya ia dan teman-temannya bisa saling belajar dan sharing tentang bisnis yang mereka jalani. Sip deh, semoga terus sukses ya Luna Maya!

(kpl/pur/ren)


Reporter:  

Mathias Purwanto.

↑