Tessa Kaunang Minta Sandy Tumiwa Tak Ajarkan Agama ke Anak

Darmadi Sasongko | 01 September 2014, 15:31 WIB
Tessa Kaunang Minta Sandy Tumiwa Tak Ajarkan Agama ke Anak
Kapanlagi.com - Persoalan keyakinan tidak dibantah menjadi pemicu disharmoni rumah tangga Tessa Kaunang dan suaminya, Sandy Tumiwa, bahkan juga dengan anak-anak mereka. Terbukti, ibu dua anak itu wanti-wanti agar persoalan keyakinan tidak menjadi beban ke anak. Tessa keberatan kalau suaminya mengajarkan keyakinan lain, dari yang mereka jalani selama ini.

"Mereka masih kecil, menganut agama yang dianut dari kecil, karena masih anak-anak jangan dibikin labil. Nanti kalau sudah 13 tahun baru boleh memilih. Kalau sekarang biarkan seperti ini. Jangan dimacam-macamkan," kata Tessa Kaunang saat dijumpai usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (1/9).

Karena itu, Tessa sedang membahas kesepakatan tentang masalah tersebut dengan suaminya, kendati nantinya tidak secara tertulis. Dia ingin ada aturan yang disepakati untuk masa depan-anak-anak.

"Ya lagi dibicarakan masalah keyakinan, karena masalah vital dan sensitif, itu memang tak tertulis, makanya secara lisan," katanya.

Tessa Kaunang © KapanLagi.com/Agus_ApriyantoTessa Kaunang © KapanLagi.com/Agus_Apriyanto

Tessa mengungkapkan kalau kedua anaknya sampai sekarang ini tidak ada masalah saat jauh dari ayahnya. Mereka tidak juga mencari-cari ayahnya, karena memang selama ini lebih sering dengan mamanya.

"Mereka nggak nanya. Tahunya bapaknya nggak di rumah. Ke mana-mana itu seringnya sama saya. Enggak terlalu ngeh juga," katanya.

Asnawi Paramitra Patandjengi, kuasa hukum Tessa Kaunang yakin hak pengasuhan seluruhnya akan jatuh kepada kliennya. Karena Tessa selama ini tidak ada masalah apapun yang membuatnya gugur untuk mendapatkan hak pengasuhan anak. Dua anak tersebut masih di bawah umur, yang secara hukum jatuh kepada pihak ibu.

"Hak asuh anak ke ibu, sama ibunya dianggap mampu. Masalah Sandy boleh ketemu nggak. Ya boleh. Klien saya nggak punya niat satu alasan pun untuk menghalangi. Mungkin kemarin ada miskomunikasi. Kalau mau nginap harus dipersiapkan segala sesuatunya," katanya.

(kpl/aal/dar)

Reporter:  

Sahal Fadhli