Tio Pakusadewo Dituntut 6 Tahun Penjara, Pandji Pragiwaksono Rasa Ada Ketidakadilan

Rezka Aulia | 07 Juni 2018, 09:45 WIB
Tio Pakusadewo Dituntut 6 Tahun Penjara, Pandji Pragiwaksono Rasa Ada Ketidakadilan

Kapanlagi.com - Setelah melewati beberapa kali sidang penyalahgunaan narkoba, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Tio Pakusadewo dengan hukuman kurung enam tahun penjara. Hasil keputusan ini mengejutkan banyak pihak, salah satunya Pandji Pragiwaksono.

Aktor sekaligus stand up comedian satu ini merasa tuntutan enam tahun untuk Tio cukup anomali dan tidak adil. Pasalnya pelaku hiburan lain seperti Jennifer Dunn, Fachri Albar dan Marcello Tahitoe alias Ello yang terjerat kasus serupa hanya diberi masa hukuman hitungan bulan.

"Ya ini kelihatannya ada banyak hal yang publik nggak tahu, tidak diceritakan kepada publik. Karena sejauh yang saya amati emang kadang-kadang agak aneh sih dari sisi kacamata awam saya. Kenapa satu linting bisa begitu lama? Saya merasa seperti ada ketidakadilan, terutama kepada Om Tio," kata Pandji ditemui di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018).

Menurut Pandji hukuman yang diganjarkan pada Tio Pakusadewo tak adil. © KapanLagi.com/Akrom SukaryaMenurut Pandji hukuman yang diganjarkan pada Tio Pakusadewo tak adil. © KapanLagi.com/Akrom Sukarya

Pandji merasa yang harus dihukum berat adalah penjual obat-obatan terlarang, bukan penggunanya. Menurutnya hukum di Indonesia lebih mudah untuk mempermalukan seniman ketimbang benar-benar menangkap orang yang bertanggung jawab.

"Yang perlu disampaikan bahwa negara ini harus berhenti memperlakukan pengguna sebagai penjahat. Cuma kayaknya negara merasa lebih gampang melakukan, mempermalukan teman-teman seniman kita, tokoh-tokoh kita, ketimbang benar-benar menangkap orang yang bertanggung jawab gitu," urainya.

Ia melanjutkan, "Menggunakan narkoba memang tidak dibenarkan, gue setuju. Tapi orang punya alasan untuk bisa sampai ke situ (memakai). Jangan lihat apa yang dia lakukan, tapi apa yang terjadi di belakangnya. Yang harus dibenerin justru yang terjadi belakang. Kalau mau dipermalukan di press conference penjual dong, mereka penjahatnya," tandasnya.

Tuntutan enam tahun dipotong masa tahanan kepada Tio Pakusadewo dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin kemarin (4/6/2018). Selain itu ia juga harus membayar denda sedikitnya Rp 800 juta.

(kpl/abs/rna)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho