Tolak Tawaran 'Mimican' Dari Menteri, Vanessa Angel Minta Langsung Ngamar

Tyssa Madelina | Jum'at, 05 April 2019 10:40 WIB
Tolak Tawaran 'Mimican' Dari Menteri, Vanessa Angel Minta Langsung Ngamar

Kapanlagi.com - Kabar terbaru datang dari kasus prostitusi yang menjerat artis cantik Vanessa Angel. Kali ini kesaksian salah seorang terdakwa muncikari, Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy mengungkap kalau wanita berusia 27 tahun itu pernah ditawari untuk menemani makan malam seorang menteri namun terpaksa ditolak karena hanya melayani jasa kencan.

Dalam dakwaan juga disebut kalau tawaran dari menteri tersebut hanya sebatas mimican alias mimik-mimik cantik (minum). Penolakan dari Vanessa juga terkuak lewat surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntun Umum (JPU) Winarko dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (4/4).

Kronologi bermula saat Nindy dihubungi oleh muncikari lain, Tentri Novanta pada 23 Desember 2018 lalu. Di situ Tentri menanyakan kesediaan Vanessa untuk menemani kliennya yang diklaim sebagai seorang menteri.

Karena Nindy tidak mengenal secara langsung sosok Vanessa maka ia menghubungi temannya yang juga terduga muncikari bernama Fitriandri. Tak lama berselang, Fitriandri pun menjelaskan kalau Vanessa tidak mau menerima job dinner atau mimican tapi langsung ngamar (menemani di dalam kamar).

 

1 dari 2 halaman

1. Tarif Vanessa Angel

Selain menolak tawaran mimican, Fitriandri juga mengungkap tarif Vanessa Angel saat itu. Yakni sebesar Rp 60 juta belum termasuk uang transport.

"Disebut pula harga yang dipatok apabila ingin memboking Vanessa, yaitu Rp 60 juta untuk short time ditambah tiket pesawat pulang pergi kelas bisnis dengan membawa asisten, DP setengah harga dan dilunasi saat pesawat landing," ujar jaksa Winarko saat membacakan surat dakwaan, seperti dilansir dari merdeka.com.

2 dari 2 halaman

2. Vanessa Kena Gerebek

Menyanggupi tawaran tersebut, pada 3 Januari, Tentri mengirim uang senilai Rp 20 juta ke Nindy yang langsung diteruskan ke rekening Fitriandri bersamaan bukti booking tiket pesawat pulang pergi Surabaya- Jakarta. Namun sayang, di hari pelunasan, Vanessa justru ditangkap oleh petugas Polda Jatim.

Nindy mengetahui kabar penggerebekan itu lewat Fitriandri. Ia kemudian ditangkap pada tanggal 16 Januari 2019 saat sedang berada di rumah kontrakan di Cluster Serua Mansion, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

(kpl/mdk/tmd)


Editor:  

Tyssa Madelina

↑