Top Model Australia Bawa Narkoba, Ditangkap

Darmadi Sasongko  | 22 Agustus 2005, 21:49 WIB
Kapanlagi.com - Michelle Leslie (24), wanita yang berprofesi sebagai top model di negerinya, Australia, ditangkap pihak Ditnarkoba Polda Bali setelah ketahuan membawa narkoba.

Wanita yang biasa tampil khusus dengan busana under wear itu, ditangkap polisi yang tengah melakukan operasi di pintu gerbang GWK Jimbaran, akhir pekan lalu, bersamaan dengan digelarnya "party" musik di tempat tersebut.

Kasat Idik II Ditnarkoba Mardiaz Kusin di Denpasar, Senin (22/8) mengatakan, pihaknya yang curiga kalau "party" di bukit Jimbaran tersebut akan dipakai untuk ajang "berpesta" narkoba, langsung menggelar operasi di pintu masuk GWK.

Setiap pengunjung yang datang sejak malam hingga dinihari itu, digeledah satu persatu, dan saat penggeledakan dilakukan terhadap wanita perparas ayu warga negara Australia, ditemukan dua butir pil ekstasi.

Barang terlarang itu disimpan di dalam tas jinjing yang terbungkus di dalam kertas tisue, kata Mardiaz menjelaskan.

Dikatakan, dari temuan barang terlarang tersebut, wanita yang juga kerap disebut Michelle Lee, tidak dapat mengelak dari perbuatannya selaku pemilik narkoba.

Berdasarkan informasi, Leslie diketahui sebagai seorang top model di negerinya, yang secara khusus tampil dengan busana under wear, yakni pakaian bagian dalam wanita saja.

Dengan penampilan Leslie seperti itu, kata polisi, sejumlah media yang terbit di Negeri Kanguru sering menjuluki wanita berambut pirang ini sebagai model yang erotis, dengan tubuh yang sintal semampai.

Wanita kelahiran 13 April 1981 itu, diketahui berada di Bali untuk kepentingan berwisata, dan tinggal dengan menyewa sebuah kamar di Vila Amanda, Jalan Laksamana Kuta, Kabupaten Badung.

Ketika datang untuk ambil bagian dalam "party" di GWK, Leslie dalam mobil ditemani empat kawannya, namun karena yang lain tidak terbukti memiliki barkoba, polisi membebaskannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pendahuluan, top mobel tersebut mengaku mendapatkan barang terlarang dari seseorang di seputaran Double Six Kuta, dengan harga Rp150 ribu per tablet, sehari sebelum ia digeledah dan ditangkap petugas.

Mardiaz mengungkapkan, karena perbuatannya, Leslie dijerat dengan Pasal 59 ayat 1 huruf e Undang Undang No.5 tahun 1997 tentang psikotropika, yaitu memiliki, menguasai dan menyimpan psikotropika golongan I.

Untuk pengusutan lebih lanjut, tersangka yang minta didampingi pengacara sebelum bersedia buka mulut itu, kini ditahan pihak Ditnarkoba Polda Bali. (*/dar)

Editor:  

Darmadi Sasongko