Tsania Marwa Beber Bukti Penganiayaan yang Dilakukan Atalarik Syach

Wulan Noviarina Anggraini | Rabu, 20 Maret 2019 17:38 WIB
Tsania Marwa Beber Bukti Penganiayaan yang Dilakukan Atalarik Syach

Kapanlagi.com - Selain melaporkan penganiayaan yang dilakukan Atalarik Syach dan keluarganya ketika ia datang menjenguk kedua anaknya, Tsania Marwa juga membeberkan bukti-bukti kepada media. Ibu dua anak ini menunjukkan beberapa foto yang menunjukkan adanya tindak kekerasan, namun menyimpan bukti utama hanya untuk polisi.

Tsania pun menduga bahwa keluarga Arik sudah tahu tentang laporannya. Ia pun menanggapi pernyataan sang mantan suami di acara Rumpi yang tayang di Trans TV.

"Di sini satu hal yang perlu dicatat ya teman-teman. Semua kejadian yang terjadi pada tanggal 16 Maret tersebut, saya memiliki kongkrit buktinya. Dalam bentuk apa dan seperti apa, itu masih saya rahasiakan. Itu hanya akan saya berikan kepada pihak yang berwenang yaitu kepolisian. Mengingat ada laporan yang terkait, tapi untuk publik saya rasa tidak etis ya itu menjadi konsumsi publik. Tapi yang pasti di sini saya mau sampaikan saya mempunyai bukti kongkrit dari semua kejadian pada tanggal 16 Maret tersebut," ujarnya ketika jumpa Pers di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/3).

1 dari 2 halaman

1. Sanggah Pernyataan Arik

Sanggah Pernyataan Arik © KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Dalam tayangan televisi, Arik menyanggah bahwa dirinya menyentuh fisik Tsania hari itu. Pun kakaknya yang bernama Doni, juga tidak melakukan kekerasan kepada Tsania. Hal ini dibantah oleh Tsania yang menegaskan bahwa memang ada kekerasan yang dilakukan oleh Arik dan saudaranya.

"Saya bisa pastikan. Saya langsung jawab aja di sini karena saya yakin ini akan membantu opini publik. Yang selanjutnya saya bisa pastikan bapak Doni dan bapak Attila ada sentuhan fisik sama saya, oke," tegas Tsania.

"Dan poin kedua. Bapak Atalarik Syach menilai tindakan saya itu adalah metode menarik simpati dan opini publik. Di sini saya bantah dengan keras. Karena satu, saya tidak perlu mencari simpati publik. Ada undang-undang yang mengatur dan menjelaskan kalau anak-anak di bawah umur 12 tahun hak asuh akan jatuh kepada ibunya," ujarnya.
2 dari 2 halaman

2.

Tsania Sudah Berbaikan Dengan Ibunda Arik

Lebih lanjut, bintang sinetron ini menyatakan bahwa saat ini ia sudah berbaikan dengan ibunda Arik yang juga mantan mertuanya. Ia juga mengungkap bahwa kepergiannya ke rumah Arik hari itu juga di luar sepengetahuan orangtuanya. Sehingga ia membantah tudingan Arik yang menyebutnya sengaja melakukan kejahatan situasional.

"Orangtua saya saja tidak tahu saya pergi ke sana, karena orangtua saya tidak akan mengizinkan saya ke sana. Jadi saya pergi ke luar rumah tanpa sepengetahuan orangtua saya. Oke, itu poin pertama. Poin kedua, saya itu juga udah baikan sama ibunya. Saya sudah menghormati ibunya, jadi nggak ada cerita kejahatan. Itu nggak mungkin terjadi banget gitu. Dan tidak ada penggeledahan. Kalau nggak ada penggeledahan, terus tas saya kenapa bisa putus? Terus kenapa tangan saya bisa luka. Itu tiba-tiba aja putus, nggak mungkin lah ya," ujarnya.

"Dan satu lagi kenapa hape saya dirampas makanya itu yang menjadi salah satu poin di pasal perbuatan tidak menyenangkan. Terus yg ke-5 sudah melanggar etika tata krama untuk masuk ke rumah yang bukan muhrim,  jangan bilang yang bukan muhrim dong. Pak saya ini ibunya anak-anak loh jadi jangan sibuk bapak Attila jangan sibuk nanya, 'lu siapa, lu siapa', saya ibunya anak-anak loh masa kaya gitu lupa kan gak mungkin," tukas Tsania.

(kpl/apt/phi)


↑