Tuai Kesuksesan Cabang Pertamanya, Gerry Girianza dan Bella Viral Jualan Nasi Rames

Canda Dian Permana   | Senin, 12 Juli 2021 12:29 WIB
Tuai Kesuksesan Cabang Pertamanya, Gerry Girianza dan Bella Viral Jualan Nasi Rames
Gerry dan Bella (credit: Dokumentasi Pribadi)

Kapanlagi.com - Gerry Girianza dan Bella salah satu selebgram sekaligus Youtuber yang tak kehabisan ide kreatif untuk membuat usaha di tengah pandemi Corona. Mereka telah membuka usaha kuliner dengan jualan nasi rames yang diberi nama Superames.

Belum lama mereka telah membuka bisnis rames tersebut. Tuai kesuksesannya dengan bisnis tersebut, Gerry dan Bella pun menjadi viral dan menjadi perbincangan banyak orang.

Nggak hanya itu, dari banyaknya permintaan penikmati Superames. Gerry dan Bella akhirnya membuat konsep bisnis yang di mana menggandeng entrepreneur seperti dengan Martalinda Basuki yang sukses membangun Cokelat Klasik di berbagai kota.

“Dari hari pertama buka sudah banyak banget emang yang minta, dari jakarta pusat, Jakarta selatan, bandung, jogja, bali sampai NTB juga ada. Maka dari itu kita coba bikin konsep kemitraannya. Yang jelas ini konsepnya gampang untuk dikelola, bisa dijalankan semua orang dan harga kemitraan juga relative terjangkau “ Ungkap Gerry.

1. Optimis

Dengan optimis yang tinggi, Gerry dan Bella yakin untuk bisnis kuliner Superames nya tersebut bisa diterima di kota-kota lain di Indonesia. Dalam menunya Superames juga cukup sederhana yang cocok untuk lidah orang Indonesia.

Ya, menu tersebut tersajikan lauk pauk seperti Mie, tumis buncis, sambal goreng kentang, telur krispi, dan lauk krengsengan familiar. Sehingga sajian Superames seperti masakan rumah ini bisa dinikmati cukup hanya 15 ribu saja.

2. Menjaga Kualitas

Dengan membuat bisnis kuliner yang harganya cukup murah, Gerry dan Bella menjadikan Superames berkembang dan menjaga kualitas dan kuantitas produksi.

Selain itu, melihat bisnis kuliner yang sudah sukses tersebut, menjadikan Gerry dan Bella termotivasi untuk menciptakan lapangan kerja sebanyak mungkin untuk masyarakat Indonesia.

Reporter:   Busan