Tuai Kontroversi, Deddy Corbuzier Minta Maaf Atas Komentar Yang Ia berikan Kepada Para Santri

Editor KapanLagi.com   | Jum'at, 24 September 2021 09:23 WIB
Tuai Kontroversi, Deddy Corbuzier Minta Maaf Atas Komentar Yang Ia berikan Kepada Para Santri
Deddy Corbuzier (cr: Youtube.com/DeddyCorbuzier)

Kapanlagi.com - Beberapa hari yang lalu, para selebriti dan influencer tanah air yang bercentang biru membuat beberapa komen pada postingan instagram mengenai santri penghafal Quran yang menutup telinga saat mendengarkan musik. Komentar para selebriti ini mendapat perhatian publik apalagi dari umat muslim karena komentar mereka yang dianggap mengucilkan serta merendahkan para santri yang sedang menjaga hafalannya dengan menjauhkan diri dari musik.

Salah satu selebriti dan influencer yang ikut mengomentari video santri tersebut adalah Deddy Corbuzier. Selebriti yang kini aktif menjadi youtuber itu pun mendapat banyak komentar negatif setelah berkomentar "mungkin mereka lagi pake airpod...terganggu ye kaaan." Karena statementnya tersebut, netizen Indonesia murka dan mencekam komenan para selebriti yang menganggap dirinya paling pintar.

Tidak lama setelah mencuatnya hal tersebut ke publik, Deddy Corbuzier meminta maaf serta memberikan klarifikasi pada akun channel Youtube miliknya yang diunggah pada, 19 September 2021. Video yang diunggah tersebut dibuka dengan permintaan maaf sebesar-besarnya atas komentar yang telah ia layangkan pada video santri yang sedang menutup telinga. Ia juga menjelaskan bahwa saat itu, ia tidak tahu bahwa santri yang ada dalam video tersebut adalah santri penghafal Quran.

Ayah anak satu tersebut mengakui bahwa hal yang diketik pada kolom komentar adalah hal yang salah sehingga dengan setulus hati ia meminta maaf atas tindakan cerobohnya tersebut. Gus Miftah yang ada di depannya pun memuji keberanian Deddy yang mengaku salah dan berani meminta maaf. Berikut penjelasan lengkap mengenai kegaduhan yang terjadi atas komentarnya tersebut.

1. Tidak Tahu Tentang Latar Belakang Santri

Dalam video Youtube yang telah mencapai 2,3 Juta viewers tersebut Deddy meminta maaf dan menjelaskan bahwa saat pertama kali ia melihat video tersebut ia sama sekali tidak tahu menahu mengenai latar belakang Santri yang ada dalam video tersebut.

Youtuber dengan subscriber 15,7 Juta tersebut mengakui bahwa saat melihat video tersebut ia hanya merasa aneh dengan guru yang membuat video di mana anak-anak santri tidak menutup telinga saat mendengarkan music tetapi gurunya malah mengambil gambar.

Hal tersebutlah yang mendasari Deddy Corbuzier berkomentar dalam video unggahan Instagram musisi @diaz.hendropriyono. Gus Miftah yang juga ikut dalam video permintaan maaf Deddy tersebut bertanya, “Itu sebenarnya lu benar-benar gak tahu bahwa itu santri penghafal Quran kan?”

Pertanyaan tersebut dijawab oleh Deddy dengan sangat yakin bahwa ia benar-benar tidak tahu bahwa santri tersebut sedang menjaga hafalan dengan menutup telinga mereka. Ayah satu anak itu pun juga berulang kali mengatakan bahwa ia meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi karena komentarnya tersebut.

Deddy tidak tahu bahwa itu santri penghafal quran,. Saat itu Deddy berpikir bahwa kok direkam sama gurunya. Gurunya boleh ngerekam santri-santrinya gak boleh. Makanya dia mengomentari yah pakai airpods. Tidak punya niat melecehkan atau apapun karena yang ia tahu saat itu bahwa santri tersebut menunggu suntikan vaksin. Gus Miftah pun menjelaskan pada deddy bahwa penghafal Quran salah satu mengurangi musik.

2. Tidak Ada Niat Mengolok-Olok

Pada video yang berdurasi 39 menit 4 detik tersebut Deddy juga meluruskan bahwa komentar yang ia ketik tidak ada sama sekali niat untuk melecehkan atau mengolok-olok para santri penghafal Quran. Karena kembali lagi bahwa yang ia tahu video tersebut hanyalah video santri yang sedang menunggu giliran Vaksin.

Gus Miftah juga menanggapi bahwa santri pun ada banyak jenisnya dan video tersebut pun juga tidak ada keterangan mengenai santri penghafal Quran. Namun, karena komentarnya terlanjur viral, sebagai seorang Guru Gus Miftah juga mendapatkan kecaman mengenai radikalisme Taliban dalam komentar Deddy. Tetapi dengan cepat Deddy menyangkal hal tersebut karena memang komentarnya sama sekali tidak berkaitan dengan radikalisme Taliban.

3. Gus Miftah Meminta Konfirmasi Diaz Hendropriyono

Video yang jadi buah bibir para netizen Indonesia tersebut telah mencapai 42.816 komentar pada instagram @diaz.hendropriyono, membuat Gus Mifta segera bertanya kepada Diaz maksud dan tujuannya dalam mengunggah video tersebut.

Dalam podcast tersebut pun, Gus Miftah mengatakan bahwa Diaz sendiri juga sama keadaannya dengan Deddy Corbuzier yang tidak tahu mengenai latar belakang santri yang ada dalam video tersebut. Gus Miftah juga menjelaskan bahwa Diaz mengunggahnya ke laman Instagram pribadinya karena ia adalah seorang musisi.

Selanjutnya Ustadz gaul tersebut juga menjelaskan bahwa ia tidak membela siapapun, ia hanya menyampaikan bahwa unggahan Diaz didasari oleh idealismenya sebagai seorang musisi yang merasa sedikit terusik melihat orang yang menutup telinga saat mendengarkan musik.

4. Meminta Maaf Atas Kurangnya Pengetahuan Yang Ia Miliki

Deddy Corbuzier sama sekali tidak menyangka bahwa komentarnya akan menuai banyak komentar negatif dari para pengguna sosial media Indonesia. Ia mengakui dengan lantang bahwa ia meminta maaf atas kebodohan yang ia lakukan. Youtuber itu juga menyadari bahwa kejadian ini terjadi atas kurangnya pengetahuan yang ia miliki.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Miftah juga menjelaskan bahwa dalam islam terdapat dua pandangan mengenai musik yang masih debatable sampai saat ini. Dan ia juga menyarankan untuk memberikan toleransi satu sama lain dalam perbedaan pendapat. Deddy pun menyetujui hal tersebut dan mengatakan bahwa dalam setiap podcastnya ia bukanlah orang yang pintar sebab itulah selama ini jika ia penasaran dengan apapun ia selalu bertanya kepada siapa saja untuk mendapatkan penjelasan mengenai suatu hal.

5. Menyangkal Isu Intoleransi

Karena komentar yang begitu beragam, Deddy juga dikecam sebagai sosok intoleran oleh beberapa orang terhadap agama Islam. Mantan suami Kalina Ocktaranny tersebut pun menyangkal dengan keras bahwa tidak mungkin ia adalah seorang intoleran terhadap islam, agamanya sendiri.

Ia pun juga menjelaskan bahwa jika dirinya intoleran pada agama Islam tidak mungkin ia maju dan menyerang Joseph Paul Zhang yang pernah menganggap dirinya sebagai nabi ke-26. Mantan magician itu juga menjelaskan bahwa komentarnya kemarin adalah sebuah kesalahan dan tidak bermaksud melakukan rasisme terhadap santri penghafal Quran.

Dalam akhir podcastnya pun Daddy Corbuzer kembali meminta maaf sebesar-besarnya kepada publik dan mengakui kesalahannya memberi komentar tanpa tahu latar belakang santri tersebut.

Ditulis oleh: Siti Radibah Imatufariq

Editor:   Editor KapanLagi.com