Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Usai Viral Tuding Gofar Hilman Lakukan Pelecehan Seksual, Pemilik Akun Twitter Quweenjojo Minta Maaf - Mengaku Delusi

Jum'at, 11 Februari 2022 22:31 WIB
Usai Viral Tuding Gofar Hilman Lakukan Pelecehan Seksual, Pemilik Akun Twitter Quweenjojo Minta Maaf - Mengaku Delusi
Gofar Hilman © instagram/pergijauh

Kapanlagi.com - Pertengahan tahun 2021 lalu, publik geger dengan sebuah kisah viral dari pemilik akun Twitter Quweenjojo. Perempuan bernama asli Hafsyarina Sufa Rebowo tersebut mengaku bahwa dirinya menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Gofar Hilman pada tahun 2018 silam.

Kini setelah 7 bulan berselang, perempuan yang akrab disapa dengan nama Syerin ini meminta maaf. Lewat sebuah tayangan video yang terbagi dalam dua unggahan, Syerin mengaku bahwa apa yang terjadi dengan Gofar kala itu adalah delusinya semata.

Syerin mengunggah video tersebut pada Jumat, (11/2) sekitar pukul 20.54 WIB. Ia membuat sebuah thread permintaan maaf kepada Gofar dan keluarganya.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

"Saya, Hafsyarina Sufa Rebowo atau Syerin ingin meminta maaf kepada Gofar Hilman, keluarga besar Gofar Hilman, dan masyarakat luas atas unggahan saya tanggal 8 juni 2021 di akun Twitter @quweenjojo, yang menuduh Abdul Gofar Hilman telah melakukan pelecehan seksual terhadap saya," tulis Syerin di akun Twitter @quwenjojo.

1. Klarifikasi Syerin

Gambar

Dalam tayangan video pertama, Syerin mengungkap bahwa ia merekam video tersebut tanpa paksaan dari siapapun. Ia pun menceritakan apa yang terjadi kala perjumpaannya dengan Gofar berlangsung di Malang.

"Video ini dibuat tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Dan melalui video ini saya ingin bercerita tentang yang sebenarnya terjadi di tanggal 19 Agustus 2018. Pada saat itu saya pergi ke Rumah Opa sendiri, dan di sana juga minum-minum alkohol atau mabuk juga. Ceritanya saya bertemu dengan Gofar Hilman dengan niat untuk mengambil video selfie, dan disambut oleh Gofar, dirangkul. Hanya dirangkul," ujar Syerin.

2. Delusi

Gambar

Syerin menyebut bahwa pelecehan yang dilakukan oleh Gofar hanyalah imajinasinya semata. Semua itu terjadi setelah ia membaca beberapa kisah pelecehan seksual.

"Dan pada 8 Juni kenapa saya ngetwit hal seperti itu karena adanya pancingan atau trigger dari cerita-cerita pelecehan seksual lainnya. Dan ada delusi atau dorongan internal yang imajinatif dalam diri saya untuk menceritakan hal tersebut ke publik," terangnya.

3. Tak Menyangka Viral

Gambar

Bersama keluarga, Syerin melakukan klarifikasi berupa video yang ditujukan kepada Gofar Hilman dan keluarga. Ia mengaku tak menyangka bahwa cuitannya pada tahun 2018 akan viral dan bikin heboh dunia maya.

"Dan dengan video ini juga saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya pada Gofar Hilman, keluarga Gofar Hilman dan juga seluruh pihak yang terdampak atas twit yang tidak bisa saya pertanggungjawabkan. Dan saya nggak nyangka juga hal itu akan viral atau heboh," lanjut Syerin.

4. Janji Lebih Bijak Memakai Medsos

Gambar

Syerin pun berjanji akan lebih bijak lagi dalam memakai media sosial. Apa yang ia alami bersama Gofar, akan menjadi pelajaran berharga dalam hidupnya.

"Jadi sekali lagi saya mohon maaf. Ini jadi pembelajaran berharga untuk saya, agar kedepannya lebih bertanggungjawab lagi dan lebih bijaksana lagi di sosial media. Juga saya tekankan bahwa tuduhan tersebut tidak benar adanya. Terima kasih," tukas Syerin.

5. Orangtua Minta Maaf

Gambar

Pada rekaman tersebut, orangtua Syerin juga meminta maaf. Diwakili oleh sang ibunda, keluarga Syerin minta maaf karena putri mereka telah membuat kegaduhan di media sosial.

"Assalamualaikum Wr. Wb, hari ini 10 Februari 2022 kami keluarga Hafsyarina Sufa Rebowo atau Syerin ingin meminta maaf atas cuitan anak kami yang benar-benar viral ini. Maksud kami, intinya kami ingin minta maaf yang sebesar-besarnya dan terima kasih," ujar ibunda Syerin.

Sementara itu, pihak Gofar Hilman sendiri masih belum memberikan komentar atas pernyataan Syerin. Hingga berita ini diturunkan, KapanLagi.com masih berusaha untuk menghubungi Gofar untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.