Vakum 8 Tahun, Adriano Philips Comeback Lewat 'SI MANIS JEMBATAN ANCOL'

Guntur Merdekawan | Sabtu, 02 November 2019 09:08 WIB
Vakum 8 Tahun, Adriano Philips Comeback Lewat 'SI MANIS JEMBATAN ANCOL'

Kapanlagi.com - Sinetron Si Manis Jembatan Ancol bakal diangkat ke layar lebar di bawah naungan rumah produksi MVP Pictures. Versi terbarunya ini bakal diperankan oleh sederet artis top Tanah Air, seperti Indah Permatasari, Randy Pangalila, Arifin Putra hingga Ozy Syahputra.

Ya, Ozy bakal comeback di judul yang membesarkan namanya tersebut. Hanya saja, kali ini Ia mendapatkan peran berbeda dari cerita originalnya. Usut punya usut, selain Ozy ada satu nama pemeran Si Manis Jembatan Ancol lain yang juga comeback, yakni Adriano Philips.

Pria berkepala plontos ini mengaku sudah bertahun-tahun lamanya vakum dari dunia syuting. "Sudah kurang lebih 8 tahun (absen). Ada beberapa bisnis property di luar kota," ungkap Adriano ketika ditemui belum lama ini.

1 dari 2 halaman

1. Alasan Adriano Philips Comeback Syuting

Bukan tanpa alasan, Adriano rupanya memilih untuk comeback karna rindu syuting. Pada film SI MANIS JEMBATAN ANCOL nantinya, Ia bakal jadi seorang cameo yang bernama Igor.

"Karena Film salah satu yang membesarkan nama saya dan pastinya kangen ingin memerankan suatu tokoh di film. Saya diajak sebagai cameo di film Si Manis Jembatan Ancol yang disutradarai oleh Mas Anggy Umbara dan diproduksi oleh MVP (Multivison). Berperan sebagai Igor," sambungnya.

2 dari 2 halaman

2. Tertantang Main di Film Remake

Tertantang Main di Film Remake Adriano Philips / Credit: Dokumentasi Pribadi
Film SI MANIS JEMBATAN ANCOL disutradarai oleh Anggy Umbara dan rencananya bakal tayang pada 26 Desember 2019 mendatang. Adriano pun berharap jika comeback-nya ini bisa jadi jalan pembuka baginya untuk kembali menghiasi film atau sinetron lainnya.

"Karena dari awal berkarir beberapa film saya kan bergenre Horor dan memang tantangan untuk memerankan suatu tokoh jauh lebih menantang, apalagi kalau film tersebut dirilis kembali," tuntasnya.

(kpl/gtr)


Editor:  

Guntur Merdekawan

↑