Viral Baim Wong Tegur Bapak Suhud Soal Meminta-Minta, Dokter Tirta: Mempermalukan dan Mengingatkan Itu Berbeda

Rabu, 13 Oktober 2021 16:13 WIB
Viral Baim Wong Tegur Bapak Suhud Soal Meminta-Minta, Dokter Tirta: Mempermalukan dan Mengingatkan Itu Berbeda
Baim Wong - Dokter Tirta ©istimewa

Kapanlagi.com - Sejak beberapa hari belakangan, nama Baim Wong Terus menjadi sorotan. Bukan tanpa sebab, artis yang baru saja kehadiran anggota keluarga baru itu dinilai tidak berperasaan lantaran menyebut seorang bapak-bapak mengemis. 

Hal ini pun rupanya membuat banyak telinga publik figur merasa panas. Tak hanya Nikita Mirzani, salah satu kreator konten yang juga seorang dokter, yakni Dokter Tirta pun akhirnya ikut bersuara.

Melalui instagram story-nya belum lama ini, Dokter Tirta menegaskan bahwa konten yang sering membagi-bagikan uang tentu akan banyak disorot. Menurutnya, itu akan memberikan harapan kepada orang-orang yang membutuhkan agar diberikan uang. 

"Gini bosku, kalo kamu suka bikin konten yang bagi-bagi uang, terus dikontenin begitu, akan banyak orang yang akan menyuting dirimu, karena berharap. Berharap, spam komen, spam DM, mungkin nyamperin rumah atau nyamperin toko," kata Dokter Tirta. 

1. Ada Etika

Lebih lanjut, Dokter Tirta juga menyebut bahwa kalau memang ingin sekadar mengingatkan ataupun memviralkan semua ada etikanya. Hal ini dilakukan agar orang tersebut tidak terlalu dipermalukan publik. 

"Kalau ada orang yang ngikutin, kalau sampai gak suka, ya tinggal tegur. Kalaupun sampai mau viralin orangnya, ada etikanya, diblur. Negur tapi tidak sampai mempermalukan, karena bahaya. Kecuali memang niatnya dalam hati memang sengaja ngontenin," sambungnya.

2. Dua Hal Berbeda

Dokter Tirta kemudian menceritakan pengalamannya tentang didatangi orang tersebut. Kala itu, beberapa orang pernah mendatangi tokonya untuk meminta bantuan secara langsung, namun ia pun menolak dengan cara halus. 

Menurutnya lagi, jika tidak suka, menolak dan menegur secara halus adalah sebuah etika. Pasalnya, mengingatkan dan mempermalukan adalah dua hal yang sangat berbeda. 

"Kaya gua, gua gak suka. Toko gua pernah disamperin 4-5 kali ada orang seperti itu. Gua tolak secara halus. Kalau sudah keterlaluan, WA yang telemedisin yang biasa buat pasien di japri, gue sensor nomornya gue sensor profpict-nya. Karena gue mau ngingetin bukan mempermalukan, dan itu dua hal yang sangat berbeda. Semoga dipahami yang buat konten kayak gitu," tutupnya.