Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Widy Vierratale Curhat Alami Pelecehan Hingga Kekerasan Fisik dari 2 Pria Sekaligus Saat Latihan Tembak

Kamis, 27 Mei 2021 00:13 WIB
Widy Vierratale Curhat Alami Pelecehan Hingga Kekerasan Fisik dari 2 Pria Sekaligus Saat Latihan Tembak
Widy Vierratale / Credit Foto: Instagram - _widikidiw_

Kapanlagi.com - Widy Vierratale mengungkap tindak kekerasan fisik hingga pelecehan yang didapatnya di lapangan tembak lewat video pendek di Instagram. Ia bercerita secara kronologis awal mula kejadian yang menimpanya tersebut. Dimulai dari pertengkaran dengan seorang perempuan yang disebutnya 'ibu-ibu' hingga kekerasan yang didapatnya dari oknum pria yang disebutnya 'Kols'.

Widy mengungkap dalam postingan lainnya, bahwa pria tersebut adalah Pengurus Perbakin yang memegang pengelolaan lapangan tembak Perbakin. Namun Ia memilih untuk merahasiakan nama yang bersangkutan.

"Gue cerita di sini supaya Perbakin tahu, karena yang gue denger si 'Kols' itu, si bapak itu udah ngeroeng di internal Perbakin, jadi gue ngeroeng di instagram," ucap Widy memulai videonya.

Pilihan ini diambilnya karena Widy meyakini suaranya tidak akan didengar ketika ia melapor kepada Perbakin, meski disebutnya ia tidak punya masalah dengan Perbakin. "Perbakin is my safe place. My comfort zone," timpalnya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by MUFASA (@_widikidiw_)

1. Alami Kekerasan Fisik

Buat yang belum mengerti permasalahannya, Widy pun mencoba menjelaskannya kronologi kejadian yang dialaminya.

"Jadi sebenarnya gue ribut sama ibu-ibu. Yang suka nagih uang di situ. Pas gue lagi ribut sama si ibu, keluar si bapak ini dari ruangan si ibu. Perempuan nggak suka perempuan wajar kan kita kalau ada masalah, kita labrak, kita gencet-gencetan," sambungnya.

Suasana makin memanas ketika oknum pria yang tak ada hubungannya dengan pertengkaran Widy ikut memarahinya dan mendorong tubuhnya hingga berkata kasar. Widy menyayangkan sikap dan perilaku oknum pria tersebut tidak sesuai dengan pangkatnya.

"Dia marah-marah, teriak, nyentuh sampai dorong gue. Waaah ayooo. Dia ngegas, gue makin ngegas. Dia maju, gue makin maju. Dia sebagai levelnya pangkatnya sama umurnya, sikapnya dan tingkah lakunya bagus nggak? Seharusnya dia melerai para perempuan ini yang lagi rusuh dong. Normalnya seperti itu kan? Loe sudah berumur ngapain ngurus ginian. Ini receh kali," ceritanya.

2. Sampai Dilerai 3 Orang

Widy juga heran dengan sikap oknum pria tersebut yang menurutnya terlalu berlebihan dalam membela ibu-ibu tersebut. Disebut Widi, ibu-ibu tersebut adalah seorang staf yang tidak ada hubungan keluarga dengan oknum pria. Bahkan sepupu dari oknum pria tersebut, yang juga ada di lokasi, turut berhadapan dengan Widy.  

"Yang melerai kami banyak banget, yang mencoba megangin gue ada sampai 3 orang. Nggak ada yang bisa nahan gue karena gue sedang emosi saat itu. Gue nggak banyak cakap, gue cuma maju fisik aja terus," tulisnya di Instagram.

Lanjut diceritakan Widy bahwa oknum kols tersebut langsung menelepon ketua Club Petroshoot dengan marah-marah sambil mengancam hendak blacklist Petroshoot.

3. Jadikan Hobi Menembak Sebagai Terapi

Gambar

Hingga video tersebut diunggah, Widy mengaku tidak sedikit yang ingin Widy menenangkan diri alih-alih mendukung pengakuannya tersebut. "Kemarin juga banyak laki-laki yang chat gue, nenangin gue, minta gue diem, husshh.. hell no! Perempuan sama perempuan ribut, kenapa muncul laki-laki yang nggak nyambung. Pakai kekerasan lagi," tuturnya.

Widy menutup videonya dengan bercerita bahwa ia datang ke lapangan tembak sebagai terapi. Ia juga berteman tidak pilih-pilih selama di sana. Ia juga menjadi pelatih bagi orang-orang yang baru pertama kali belajar menembak di sana.

"Gue seneng aja ada di sana. Aku menolong sebagai keluarga di sana. Nggak nyari untung juga," tutupnya.