Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Wirda Mansur Dianggap Bohong Kuliah di Oxford University, Begini Kata Ustaz Yusuf Mansur

Minggu, 06 Maret 2022 13:09 WIB
Wirda Mansur Dianggap Bohong Kuliah di Oxford University, Begini Kata Ustaz Yusuf Mansur
Penjelasan Yusuf Mansur soal tudingan terhadap putrinya - Credit: instagram.com/wirda_mansur

Kapanlagi.com - Wirda Mansur belum lama ini menjadi buah bibir karena dianggap telah melakukan pembohongan publik dengan menyantumkan lulusan Oxford University di akun LinkedIn-nya. Padahal ia tak pernah lulus di Universitas tersebut.

Tak hanya itu, Wirda juga jadi pergunjingan karena mengklaim pernah menjalani kuliah di 4 kampus, yakni Oxford University, Raffles University, University of Buckingham, dan Institut Daarul Quran.

Ternyata, Yusuf Mansur sudah membiasakan Wirda mencari ilmu dan pengalaman sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

"Saya gojlok Wirda mulai SD. Ketika SMP sudah mulai pindah negara sampai puncak paling lama di Jordan University," tuturnya saat ditemui di Institut Daarul Quran, Tangerang, Sabtu (5/3/2022).

Mengetahui putri sulungnya jadi pembicaraan, Ustaz Yusuf Mansur pun secara rinci mengklarifikasi hal tersebut.

1. Kuliah di Oxford

Gambar

Mengenai Oxford University, Yusuf Mansur menyatakan bahwa putrinya itu tak melakukan pembohongan publik. Sebab, akun LinkedIn putrinya bukan dibuat langsung oleh Wirda.

"Wirda sejak akhir SMA sudah ada di Oxford City. Cuma kesalahannya adalah salah satu direktur Paytren yang naruh di LinkedIn bahwa Wirda alumni Oxford. Padahal tidak ada yang mengaku alumni Oxford. Orang Wirda baru masuk. Lagipula ya buat apa juga berbohong? Mungkin kalau candaan atau sifatnya mimpi, ya nggak apa-apa. Kan sifatnya past tense, jadi kayak seolah-olah sudah ada di sana. Bisa jadi sebagai doa, mungkin. Ya walaupun di telinga orang terdengar seperti kebohongan, ya nggak apa-apa," ujarnya.

2. Kuliah di Buckingham University

Gambar

Kemudian Yusuf Mansur menjelaskan soal putrinya yang mengaku pernah kuliah di University of Buckingham. Ia meyakini putrinya itu, benar telah melakukan kegiatan perkuliahan di Universits tersebut.

"Jadi Wirda kuliah online di Buckingham University, jadi nggak benar juga kalau dia dibilang bohong. Asli memang Wirda kuliah di sana," tuturnya.

3. Beberkan Bukti Kartu Mahasiswa

Gambar

Bahkan ia memiliki bukti sang putri memang benar menjadi mahasiswi di University of Buckingham.

"Orang ada kartu mahasiswanya, sesi dengan para profesornya, kuitansi bayarnya," katanya.

4. Tak Sempat Kuliah Tatap Muka

Gambar

Wirda, kata Yusuf Mansur memang tak sempat kuliah tatap muka di University of Buckingham akibat pandemi Covid-19.

"Nah, waktu pas daftar di Buckingham kebetulan langsung Covid. Ya alhamdulillah kan. Coba kalau jadi berangkat, tetap lockdown juga kan, nggak bisa ke kampus. Ya walaupun dormitori sama kampusnya hadap-hadapan, tetap nggak bisa juga kan," tuturnya.

5. Cari Tambahan Ilmu di Kampus Miliknya

Gambar

Karena kegiatan kuliah di University of Buckingham masih online, Wirda memanfaatkan waktu dengan mencari tambahan ilmu di Universitas milik ayahnya.

"Nah, terus karena harus kuliah online, Wirda akhirnya bisa ambil kuliah lain. Salah satunya ya di Institut Daarul Quran ini," tuturnya.

6. Tak Permasalahkan Wirda yang Kerap Pindah Kuliah

Gambar

Menyoal Wirda yang dianggap senang pindah berbagai Universitas, Yusuf Mansur tak mempermasalahkan hal tersebut. Justru katanya itu memang kehendak dirinya agar sang anak, selain mendapat berbagai ilmu, juga mendapat pengalaman.

"Jadi dari awal Wirda programnya itu having experiences, itu dia program Wirda. Tujuannya punya banyak pengalaman, teman, menguasai medan, dia jadi lebih dewasa," ujarnya.

7. Sebut Peran Dirinya

Gambar

Yusuf Mansur menerangkan Wirda bisa mendapat kesemptan mencari ilmu di berbagai universitas, meski masih SMP adalah karena faktor relasi dari dirinya.

"Wirda merasakan sebagai mahasiswi di Jordan University padahal masih SMP, kok bisa? Ini harus ada sumber daya yang bagus, nama, kenalan dan jaringan," pungkasnya.

 

Topik Terkait