Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Yusuf Mansur Masih Safari Dakwah, Sidang Mediasi Dengan 3 TKW Ditunda

Dhimas Wahyu Nugroho   | Selasa, 08 Februari 2022 19:23 WIB
Yusuf Mansur Masih Safari Dakwah, Sidang Mediasi Dengan 3 TKW Ditunda
Sidang Yusuf Mansur ditunda ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menunda sidang mediasi kasus dugaan perbuatan melawan hukum yang menjerat Ustaz Yusuf Mansur atas gugatan 3 Tenaga Kerja Indonesia pada sidang yang berlangsung Selasa (8/2/2022).

Penundaan itu dikarenakan prinsipal dari pihak penggugat dan tergugat yang diwajibkan hadir di ruang sidang, berhalangan datang.

"Dari pihak penggugat yang tiga orang ini rencananya mau hadir, cuma tiba-tiba ada PPKM begini ya , mereka khawatir. Dari pihak UYM sebagai tergugat juga tidak hadir karena ada tugas. Ada suratnya tadi, jadi enggak hadir. Jadi hanya perwakilan kuasa hukum saja yang hadir. Akhirnya disepakati sidang ditunda 2 minggu," kata Asfa Davy Bya, kuasa hukum penggugat di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (8/2/2022).

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Safari Dakwah

Gambar

Ucapan Asfa Davy diamini Ariel Mochtar, selaku kuasa hukum Ustaz yang beken disapa UYM tersebut. Ariel mengatakan, UYM tidak bisa hadir karena sedang safari dakwah di Kalimantan.

"Karena beliau ada safari dakwah di Kalimantan dari tanggal 1 sampai tanggal 15, jadi tidak bisa hadir. Tadi kami sudah sampaikan ke Hakim," kata Ariel Mochtar.

2. Upayakan Hadir di Ruang Sidang

Gambar

Untuk sidang selanjutnya, baik Asfa Davy maupun Ariel Mochtar mengaku akan mengupayakan klien mereka masing-masing untuk hadir di ruang sidang. Sebab, sidang mediasi sangat penting akan kehadiran prinsipal dari penggugat dan tergugat.

"Kami akan mengupayakan menghadirkan prinsipal karena mediasi ini prinsipal wajib hadir," kata Asfa Davy.

"Kami upayakan. Tapi kami belum tahu beliau (UYM) bisa hadir atau tidak. Karena kami belum tahu apakah akan ada jadwal (dakwah) lagi atau tidak. Lagipula kami belum menghubungi beliau lagi," kata Ariel Mochtar.

3. Digelar Februari Mendatang

Gambar

Menurut Asfa Davy, jika prinsipal tidak bisa hadir lagi pada sidang selanjutnya pada 22 Februari mendatang, dipastikan mediasi akan menemui jalan buntu dan akan berlanjut ke sidang pokok perkara.

"Kalau ada alasan yang cukup dan tepat dari para prinsipal tidak hadir, itu nanti ya tetap berjalan dan masuk pokok perkara. Mediator akan melaporkan ke hakim majelis untuk dilanjutkan, artinya mediasi tidak didapatkan kesepakatan," tuturnya.

4. Investasi Tabung Tanah

Gambar

Diberitakan sebelumnya, ketiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong yakni Suratih, Aida Alamsyah, dan Yeni Rachmawati, mengikuti investasi tabung tanah sejak tahun 2014 silam.

Pada saat itu mereka tertarik ikut dalam program tersebut setelah ditawarkan oleh Ustaz Yusuf Mansur ketika mengisi ceramah agama di Hongkong.

Pada saat itu, ketiga tergugat masing-masing menginvestasikan dana sekitar Rp 5 juta untuk patungan pembelian tanah dengan harga per meter senilai Rp2,2 juta. Untuk ikut investasi tabung tanah, ketiganya diwajibkan mendaftar sebagai anggota koperasi Merah Putih yang memungut biaya Rp200 ribu.

5. Tak Ada Kabar

Namun, semenjak terdaftar sebagai investor dalam investasi tabung tanah, ketiganya tidak mendapatkan kabar tentang kejelasan program investasi tabung tanah tersebut.

Pembagian hasil keuntungan juga tidak pernah mereka terima sejak 2014 silam. Padahal diawal kerja sama, Yusuf Mansur menjanjikan bagi keuntungan.

Ketiga TKI tersebut sudah berupaya menghubungi Ustaz Yusuf Mansur untuk meminta penjelasan. Namun Yusuf Mansur sulit dihubungi. Apalagi ditemui. Alhasil ketiganya melakukan langkah hukum dengan menggugat Ustaz Yusuf Mansur secara perdata.

Reporter:   Dadan Deva