Zarima Tak Salahkan Artalyta Suryani

Yunita Rachmawati | 15 Januari 2010, 11:33 WIB
Zarima Tak Salahkan Artalyta Suryani
Kapanlagi.com - Kasus tahanan Artalyta Suryani alias Ayin yang mendapat perlakuan khusus di Rutan Pondok Bambu menjadi pembicaraan yang menarik belakangan ini. Menurut mantan napi yang juga selebriti, Zarima Mirafsur, semua fasilitas yang didapatkan Ayin dan tahanan sekelas lainnya seperti ruang pribadi, AC, bahkan ruang karaoke itu berlebihan. Namun, Zarima juga tidak menyalahkan Ayin.

"Menurut saya itu karena ada kesempatan dan tawaran. Dan saya tidak menyalahkan Ibu Ayin atau Artalyta, karena sebagai orang yang sedang menjalankan hukuman memang ada orang-orang tertentu yang tidak dapat disatukan dengan tahanan lain dikarenakan tempatnya tidak ada. Sel tahanan itu sudah penuh," tuturnya kepada KapanLagi.com, Kamis (14/1).

Ditemui di Hotel Century, Senayan, Jakarta Selatan, selebriti yang pernah dijuluki Ratu Ekstasi ini mengakui bahwa di dalam penjara ada tingkatan kelas. Kenyamanan bukan dari tahanan itu sendiri, melainkan dari petugas.

"Jujur aja treatment-nya berbeda, petugas kan mengerti. Seperti saat saya di dalam penjara itu saya tidak merasakan diistimewakan, tapi petugas itu sendiri yang mengistimewakan, dan para tahanan juga karena saya menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat seperti pompa air," terangnya.

Disinggung mengenai jam besuk, Zarima menuturkan bahwa ada sedikit kelonggaran. Juga berlaku jika dirinya diwawancarai oleh wartawan. "Kebetulan saat itu tidak ada peraturan yang ketat, jam besuk jam 06.00 dan 07.00. Pengacara saya datang beserta polisi, mau nggak mau saya harus melayani dengan alasan untuk penyidikan. Saya dikeluarkan untuk masalah penyidikan, sedangkan yang lain tidak dikeluarkan," katanya.

"Sementara saat wartawan ingin wawancara saya, mereka bilang kepada saya punya surat izin dari Kanwil (Dirjen), jadi tidak ada alasan untuk menolak sesuai prosedur," sambung Zarima.  (kpl/gum/boo)

Editor:  

Yunita Rachmawati