Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Zee JKT48 Ketahuan Coba-Coba Rokok Elektrik, Akhmad Fadli Akui Sempat Marah Tapi Tak Terlalu Frontal

Kamis, 06 Oktober 2022 23:15 WIB
Zee JKT48 Ketahuan Coba-Coba Rokok Elektrik, Akhmad Fadli Akui Sempat Marah Tapi Tak Terlalu Frontal
Akhmad Fadli - Zee JKT48 ©instagram.com/superfadli

Kapanlagi.com - Baru-baru ini beredar video yang menunjukkan Zee JKT48 diduga tengah merokok elektrik saat berada di luar negeri. Video itu kemudian viral karena sebagai anggota JKT48, ada golden rules yang menuliskan larangan merokok.

Tak berselang beberapa lama setelah viral, Zee pun membuat pernyataan resmi di atas panggung teater JKT48. Ia mengungkap permintaan maaf kepada management juga publik atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Tak Mau Terlalu Frontal

Gambar

Presenter Akhmad Fadli selaku ayah dari Zee JKT48 mengaku sedang berada di Makkah saat video itu viral. Namun pada saat itu dirinya tidak langsung memberikan penghakiman pada sang putri. Ia memilih berbicara empat mata alias dari hati ke hati.

"Saat itu saya lagi di Makkah terus mamanya cerita ada masalah segala macam. Saya nggak mau ambil action terlalu frontal gitu ya, sebagai orangtua saya harus ketemu dan menegur langsung kenapa begini begini," kata Fadli Akhmad ditemui di Metropole XXI, kawasan Pegangsaan, Jakarta Pusat, Rabu (5/10).

2. Hanya Coba-Coba

Saat bertemu dengan Akhmad Fadli sebagai ayah, Zee JKT48 pun menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi sambil berurai air mata. Fadli lantas mengingatkan kembali peraturan mengenai apa yang boleh dan tidak boleh.

"Dia jelasin, 'Ini punya teman Pa, aku disuruh coba'. Lalu saya bilangin 'Ya kamu harusnya bisa dong tahu mana yang Papa suka, mana yang Papa nggak suka. Jangan lakuin apa yang Papa nggak suka'. Walau banyak yang menganggap itu wajar, saya nggak boleh ya. Saya tegasin ke dia," tutur Fadli.

3. Tak Terlalu Menekan Anak

Usai bicara dari hati ke hati, Zee JKT48 pun meminta maaf atas kesalahannya. Sebagai orangtua, Akhmad Fadli pun bersikap luwes dengan tidak memperpanjang masalah.

"Ya dia sampai nangis kan, minta maaf segala macam. Kita sebagai orangtua kalau sudah menyampaikan apa yang harus dibilangin, nggak boleh kita push terus. Nanti anak depresi. Jadi setelah dibilangin dia sadar, setelah itu everything's fine. Karena dia sudah tahu yang seharusnya," tutup pria berusia 55 tahun ini.