Zoya Amirin: Jadi Artis Nggak Ada Tantangan

Darmadi Sasongko  | 30 Oktober 2012, 09:21 WIB
Zoya Amirin: Jadi Artis Nggak Ada Tantangan
Kapanlagi.com - Zoya Amirin, lebih memilih menjadi seorang psikolog ketimbang menjadi artis, meski modal sudah dimiliki untuk berkarir di dua profesi itu. Menurutnya, dunia artis kurang menantang dibanding psikolog.

"Nggak mau mas (jadi artis) nggak ada tantangan," ujar Zoya Amirin sambil tertawa saat ditemui di launching situs polimoli.com di Restaurant Outback Grill and Steak, Ratu Plaza, Sudirman, Senin (29/10).

Zoya punya alasan tersendiri memilih menjadi psikolog seksual. Awalnya dia ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul di kepalanya tentang pendidikan seks.

"Pertama waktu saya sudah jadi psikolog dan memilih seksual ya saya ingin menjawab pertanyaan dari diri saya sendiri, kaya misalnya kenapa sih wanita bisa suka sama pria dan sebagainya," tegasnya.

"Di Indonesia kan lebih banyak yang cuma ngurusin biologisnya. Kalau saya kan lebih psikologisnya. Saya mau pelajari sex edukasi yang lebih dalam, jadi saya belajar di luar negeri," jelas Zoya.

Banyak tantangan yang harus dijalani saat memilih menjadi seorang psikolog, misalnya harus terima makian dari beberapa orang yang tidak suka pada kritikannya. Namun, hal itu justru dianggap sebagai pertanda kalau orang lain butuh dirinya.

"Saya yakin yang marah-marah ke saya itulah yang membutuhkan saya. Karena mungkin mereka tersinggung dengan ucapan saya, tapi mereka sadar dengan apa yang saya omongin," tandasnya. (kpl/pur/dar)

Reporter:  

Mathias Purwanto.