Sinopsis Sinetron 'ISTRI KEDUA' Episode 110, Tayang Kamis 24 September 2020

Canda Dian Permana  | 24 September 2020, 15:30 WIB
Sinopsis Sinetron 'ISTRI KEDUA' Episode 110, Tayang Kamis 24 September 2020

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron ISTRI KEDUA hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Arsa keluar dari kamar itu, rupanya pagi-pagi itu dia sudah bersiap untuk berangkat ke kantor. Arsa kaget begitu melihat Luna dengan wajah bersimbah airmata menunggunya di depan pintu.”

Arsa sudah membaringkan Luna. Saat itu Shakila membawakan air minum. Shakila sedih dan meminta maaf ke Arsa tapi Arsa minta Shakila pergi. Shakila mau merawat Luna, tapi dilarang Arsa.

Luna di kamar tersadar dan panggil-panggil Zidan. Arsa masuk lagi dan coba tenangin. Shakila terobos masuk mau minta maaf ke Luna tapi Luna malah usir Shakila karena Shakila cuman kasih harapan palsu ke dia.

Shakila menangis sendiri di halaman belakang. Ilham mendatangi Shakila dan minta maaf. Gara-gara dia semuanya jadi berantakan. Shakila bilang enggak apa-apa karena Ilham lakuin itu kan karena mengkhawatirkannya.

Angga tetap di mobil dan kesal karena Bu Sandra tak juga keluar rumah. Angga malahan ditegur satpam dan disangka ada niat jahat. Angga pun pergi dan bingung gimana cara masuk rumah Sandra dan mencari Dewi.

Malamnya Arsa ditelpon Galuh. Arsa terbangun mendengar dering HP. Arsa terkejut: Galuh? Luna yang kebangun, pura-pura tidur. Arsa tanya apa Galuh udah mau mencairkan cek itu?

Tak lama kemudian, Arsa kembali tidur. Sementara Luna jadi berpikir jangan-jangan apa yang dikatakan Shakila soal Arsa yang punya hubungan spesial sama Galuh, benar adanya. Seketika Luna jadi nangis emosional.

Besoknya, pagi-pagi buta sekali Luna sudah mendatangi kamar Shakila. Shakila yang baru bangun kaget begitu melihat Luna masuk dengan raut wajah yang nggak seperti biasanya.

Arsa keluar dari kamar itu, rupanya pagi-pagi itu dia sudah bersiap untuk berangkat ke kantor. Arsa kaget begitu melihat Luna dengan wajah bersimbah airmata menunggunya di depan pintu.

Setelah Arsa pergi. Luna dan Shakila akhirnya duduk di ruang tengah. Luna yang masih kesal awalnya mengajak Shakila untuk langsung melabrak Galuh, tapi Shakila minta Luna tahan, sekarang mereka belum punya bukti.

Arsa yang sedang dalam perjalanan ke kantor, terus terbayang-bayang kata-kata Luna tadi soal dia yang nggak bisa menyelesaikan urusan Zidan. Karena nggak mau terus dicap sebagai suami yang nggak bisa diandalkan.

(kpl/sctv/nda)

Editor:  

Canda Dian Permana

Join Kapanlagi.com
↑