Sinopsis Sinetron 'ORANG KETIGA' Episode 631 Tayang Rabu, 10 April 2019

Editor KapanLagi.com | 11 April 2019, 12:21 WIB
Sinopsis Sinetron 'ORANG KETIGA' Episode 631 Tayang Rabu, 10 April 2019

Kapanlagi.com - Aris terlihat meeting dengan Putra di kantor Salman untuk membahas laporan pekerjaan, namun setelah meeting tersebut selesai mereka justru mendengar suara Yura yang menangis dari luar. Aris dan Putra pun bergegas keluar ruangan, benar saja Yura tampak nangis dalam asuhan babysitter. Novi sudah berusaha menenangkan Yura tetapi gagal, Aris dan Putra lantas menghampiri Yura. Sedangkan Novi bersedih karena ia tak bisa menenangkan Yura ditambah babysitter itu berkata dengan lugu "Mungkin kangen Bu Yuni, kangen ibu kandungnya" hingga membuat Novi kesal.

ORANG KETIGA © KapanLagi.comORANG KETIGA © KapanLagi.com

Rupanya Putra juga tertegun sedih, begitu pula Aris yang tercekat dan teringat akan Caca. Ia tak tega melihat Yura menangis, Aris merasa jika dirinya harus memberi tahu Putra jika ada orang yang menurutnya mirip sekali dengan Yuni karena Putra dan Yura berhak untuk tahu juga mencari tahu. Aris akhirnya mengajak Putra bicara, ia menyampaikan pada Putra tentang Caca yang sangat mirip dengan Yuni. Putra pun terkejut, ia meminta Aris agar tidak bercanda.

ORANG KETIGA © SCTVORANG KETIGA © SCTV

Aris mengatakan jika dirinya tidak sedang bercanda, ia juga bertanya pada Putra bagaimana kalau Yuni masih hidup hingga Putra tercekat. Novi yang mengendap-ngendap mendengarkan pembicaraan mereka karena rasa penasaran pun ikut terkejut saat mendengar Aris bercerita pada Putra tentang Caca. Aris yang pernah bertemu dengan Caca yang katanya mirip dengan Yuni, menambahkan jika ada kemungkinan Caca adalah Yuni dan Novi pun panik. Putra langsung bertanya pada Aris dimana ia bisa mencari tahu tentang Caca, Aris lantas memberi tahu pada Putra dan membuat Putra semakin panik.

Aris yang berada di kantor dan menatap foto Rossy tenggelam dalam rasa rindu. Ia memikirkan bagaimana perasaan dan reaksi Rossy saat melihat Caca yang mirip dengan Yuni, apakah ia akan menganggap Aris hanya berhalusinasi. Tak lama kemudian Putra datang ke kantor Aris dan masuk ke ruangan Aris dengan kesal, rupanya Putra marah pada Aris karena Caca itu sama sekali tidak mirip dengan Yuni. Mungkin perawakan mereka sama tetapi Caca sangat berbeda dengan Yuni, ia jelas bukan Yuni dan Aris pun terkejut.

ORANG KETIGA © KapanLagi.comORANG KETIGA © KapanLagi.com

Malam harinya, Rangga tertidur di sofa kamar karena Afifah masih marah padanya. Bukan sedih, Rangga justru tersenyum karena jika Afifah cemburu itu berarti Afifah sangat cinta dengan Rangga. Ditambah Rangga memiliki ide jahil, ia berpura-pura menggigil karena demam tetapi Afifah tetap tidak peduli. Tak mudah menyerah, Rangga melanjutkan sandiwaranya, ia semakin menggigil hingga membuat Afifah menjadi panik lalu menghampiri Rangga dan menanyakan kondisinya.

Rangga berkata jika dirinya merasa demam, gemetar, dan sangat kedinginan. Afifah terkejut, ia langsung menghampiri Rangga namun ia bingung karena badan Rangga tidak panas. Rangga pun langsung memeluk Afifah, ia mengeluarkan kalimat-kalimat gombalnya seperti kedinginan karena perlu pelukan hangat dari istrinya yang cantik. Rangga terus merayu Afifah yang tetap marah, ia meyakinkan Afifah jika dirinya tidak mungkin ada hubungan apa-apa dengan Nadya karena Rangga sangt mencintai Afifah yang cantik tetapi suka marah dan menjadi over sensi sejak mengandung anak kembar mereka.

Rangga menempelkan kepala Afifah di dadanya, ia meminta Afifah mendengarkan detak jantung Rangga yang berdetak menyembut nama Afifah. Tingkah Rangga itu lantas membuat Afifah tersenyum geli bahkan tertawa. Rangga lega melihatnya, ia kembali meyakinkan Afifah jika tidak akan ada yang menggantikan posisi Afifah. Rangga juga mengingatkan Afifah bagaimana perjuangan Rangga dahulu untuk mendapatkan Afifah, ia rela berdarah-darah karena itu tidak mungkin jika Rangga melepaskan Afifah, Afifah pun terharu mendengarnya.

Penulis: Annesa K. Ramadhany

 

 

 

 

 

 

(kpl/mag)