Sinopsis Sinetron 'ORANG KETIGA' Tayang Senin, 6 Mei 2019

Editor KapanLagi.com | 06 Mei 2019, 16:58 WIB
Sinopsis Sinetron 'ORANG KETIGA' Tayang Senin, 6 Mei 2019

Kapanlagi.com - Ketika bekerja di lapangan, Afifah tidak bisa konsentrasi. Ia terus membuat kesalahan yang bahkan hampir membuatnya celaka. Rudi yang melihat dan menolongnya lantas meminta Afifah pulang. Namun Afifah menolak karena ia takut memikirkan Rangga, Rudi pun cemas melihat Afifah mengingat kandungan Afifah sempat terbentur.

Rudi menjadi overprotective pada Afifah hingga Dimas yang melihat mereka saat itu kembali curiga. Afifah pun meminta Rudi untuk tidak berperilaku seperti itu lagi padanya karena Afifah tidak ingin menjadi fitnah. Mengingat mereka juga mantan pacar, Dimas yang ada disana dan mendengar percakapan mereka pun terkejut. Dimas langsung melabrak mereka hingga membuat Afifah dan Rudi terkejut.

Kemudian Dimas mengantar Afifah bertemu dengan dr. Endang. Ketika masuk Afifah terkejut karena dr. Endang dan dr. Nadya sedang membicarakan hubungan mereka, rupanya mereka ingin putus secara baik-baik. Afifah merasa tidak enak karena sudah mengganggu namun Nadya dan Endang berkata tidak apa-apa. Mereka juga menambahkan jika mereka memang sudah lama tidak lagi cocok jadi Afifah tidak perlu sungkan untuk bertanya ada apa.

Sementara itu, Rossy dan ibunya sudah sampai di rumah kontrakan. Mereka kembali meributkan Aris. Hingga Rossy yang sedang bersedih dan kesal memilih untuk pergi dari rumah sembari menangis.

Mama Rossy pun mengejar Rossy, mereka pun berdebat di tepi jalan. Mama Rossy menarik tangan Rossy karena ingin anaknya kembali ke rumah, namun Rossy menepisnya. Hingga Mama Rossy kehilangan keseimbangan kemudian terlempar ke arah jalanan.

Rossy terkejut melihatnya, tak hanya itu tiba-tiba sebuah mobil melaju cepat dan menabrak mamanya. Hingga tubuh mamanya terlempar dan terkapar di jalanan bahkan tidak sadarkan diri. Rossy pun histeris.

Di tempat lain, Aji mencoba menghubungi Rangga namun gagal. Aji mengira sinyal ponselnya yang bermasalah, Aji lantas mencoba menghubungi Rangga kembali melalui telepon rumah. Namun hasilnya tetap sama, Aji pun sadar ini bukan karena sinyal melainkan Rangga yang memang tidak bisa dihubungi.

Penulis: Annesa K. Ramadhany

(kpl/ann)