Keseruan Para Host Jejak Petualang Jelajahi Setouchi, Jepang

Rezka Aulia | Jum'at, 16 November 2018 14:13 WIB
Keseruan Para Host Jejak Petualang Jelajahi Setouchi, Jepang

Kapanlagi.com - Memperingati 60 tahun persahabatan Indonesia-Jepang, beberapa pihak bekerja sama dengan Trans 7 untuk memproduksi program Jejak Petualang Goes to Setouchi, Japan. Program ini tayang selama 4 episode mulai tanggal 11 November hingga 2 Desember 2018.

Pada episode Jejak Petualang Goes to Setouchi, Japan ini para host yakni Faradina Mufti dan Hana Malasan melakukan berbagai kegiatan seru antara lain olahraga ekstrim seperti climbing, cycling sepanjang 70 KM, rafting dan lainnya. Mereka pun sangat menikmatinya dan mendapat pengalaman yang tidak terlupakan.

"Jadi pas kita climbing ada satu part kita harus naiknya menggunakan rantai. Sekitar 70 derajat kemiringannya menggunakan rantai. Ternyata itu ada artinya karena itu tempat ibadah jadi mereka naik ke puncak harus usaha dengan pakai rantai," ujar Hana saat jumpa pers di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan belum lama ini.

1 dari 2 halaman

1. Pergi ke Pelelangan Ikan

Pergi ke Pelelangan Ikan KapanLagi.com/Nuzulur Rakhmah
Tidak hanya mencoba olahraga ekstrim, mereka juga sempat mengunjungi tempat pelelangan ikan dan merasakan bagaimana nikmatnya makan ikan fugu. "Kita ke pelelangan ikan, uniknya mereka jual sushi khusus di weekend. Saat mereka mulai menjual, mereka membunyikan bel jadi artinya penjualan di mulai. Sebelumnya tidak boleh menjual satu pun. Kita juga makan sashimi yang ada di autumn doang," cerita Faradina Mufti antusias.

"Terus ikan fugu kalau di Indonesia kan berbahaya nggak bisa di makan. Kalau di sana ada sekolah cheff-nya saat ikan itu dipotong akhirnya bisa dikonsumsi. Sertifikatnya aja harus tiga tahun belajar," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

2. Penampilan Spesial STU48

Penampilan Spesial STU48 KapanLagi.com/Nuzulur Rakhmah
Dalam tayangan tersebut juga ada penampilan spesial dari STU48 yang merupakan sister grup AKB48. Mereka juga ikut membantu memperkenalkan wisata di daerah Setouchi, Jepang untuk masyarakat Indonesia. Dua member STU48, Iwata Hina dan Torobu Yuri pun mengaku senang bisa terlibat dalam program ini walau awalnya sempat tegang karena baru pertama kalinya bekerja dengan staff Indonesia.

"Ini adalah pertama kali syuting dengan tim Indonesia ada berapa hal yang tegang seperti masalah bahasa tapi staff Indonesia sangat ramah dan kami berhasil mengatasi rasa tegang ini," ujar member STU48, Torobu Yuri.

"Ini pertama kali saya mendapat pekerjaan memperkenalkan budaya Jepang ke Indonesia. Awalnya tegang tapi saya bertemu banyak orang yang ceria dan baik hati. Berharap ini menjadi pengalaman berkesan buat saya," pungkas member STU48, Iwata Hina.

 

(kpl/rhm/rna)


Reporter:  

Nuzulur Rakhmah

TOPIK TERKAIT
 
↑