Pencarian Bakat Kita Bisa 3, Rakit Mimpi Atlet Muda Berbakat

Ahmat Effendi | 13 Agustus 2015, 10:40 WIB
Pencarian Bakat Kita Bisa 3, Rakit Mimpi Atlet Muda Berbakat
Kapanlagi.com - Bukan hanya dunia selebriti yang menarik untuk dikupas dalam kisah-kisah keseharian mereka. Banyak atlet di Indonesia yang cukup berprestasi dan malah menghadirkan cerita-cerita inspiratif. 

Kali ini ajang pencarian bakat Kita Bisa yang masuk season 3 kembali menyapa pemirsa TV. Atlet-atlet muda berbakat dalam ajang bulu tangkis disorot perjuangannya dan ditampilkan di Kompas TV dan bekerja sama dengan Djarum Foundation.

"Di serial ini kita tidak menghadirkan pertandingan. Tetapi, kita kupas sejarah perjuangan para atlet muda untuk masuk dalam sebuah club dan impian mereka," ujar Dita Nurmasari, produser Kita Bisa season 3 saat Jumpa Pers di Lounge XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (7/8).

Program yang mulai tayang Minggu, 9 Agustus 2015 pukul 14.30 WIB ini menyuguhkan cerita inspiratif perjuangan para atlet muda berbakat untuk menjadi atlet berprestasi. Sebanyak 12 episode bakal ditayangkan untuk mengupas kisah penuh perjuangan tersebut.

"Sebenarnya tidak hanya artis yang bisa kita eksplore. Tetapi perjuangan atlet muda cukup menginpirasi juga. Karena ada peserta yang bapaknya menjadi ojek, bapaknya jualan motor, tetapi mereka mampu berprestasi di bidang ini," katanya.

Layaknya program pencarian bakat lainnya, ada tim juri yang akan menilai bakat-bakat para atlet muda yang ada. Beberapa tokoh penting dalam sejarah olahraga Indonesia seperti Lim Swie King, Christian Hadinata, Ivana Lie, Hastomo Ardi, Susi Susanti dan Eddy Hartono turut terlibat.

Sebagai program manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Dharmawan mengaku di season pertama dan kedua mendapat respon positif. Untuk Kita Bisa Season 3 ini, Budi pun punya keyakinan akan mendapat respon yang sama.

"Televisi Indonesia selama ini belum memberikan ruang kepada dunia olahraga, melalui program ini kita akan memberikan terobosan baru. Minimal akan menginpirasi generasi muda untuki berprestasi," tandasnya.

(kpl/hen/sjw)

Editor:  

Ahmat Effendi