Personel Wayang Ungkap Pentingnya Pendidikan Bagi Musisi

Sanjaya Ferryanto | 18 November 2017

Kapanlagi.com - Penggemar musik tahun 90-an pasti tak asing dengan band bernama Wayang. Mereka memang sempat sangat dikenal di Indonesia, bahkan beberapa albumnya tercatat sebagai album paling laris kala itu.

Sekarang ini, banyak para artis yang malah menjadi terpuruk setelah mereka tenggelam dari dunia hiburan. Gimana sih cara mereka menyiasati hal tersebut agar tak jatuh di lubang yang sama?

"Sebenarnya pelajaran ini nih saya ngambil dari pengalaman-pengalaman mereka juga. Salah satu input dari manajer yaitu 'lu boleh berkarya dan lain sebagainya di musik, tapi jangan lupa, pendidikan nomer satu'," ucap sang vokalis Ramdan Wahyudi.

Wayang © Kapanlagi/Bayu HerdiantoWayang © Kapanlagi/Bayu Herdianto

"Kenapa kita diluar musik masih ada kegiatan yang lain, karena kita mikir bahwa 'lu nanti nggak akan mungkin seterusnya bisa seperti ini, lu harus punya satu kegiatan yang memang nunjang hidup lu kelak'. Itu udah diucapkan dan dibilangin, dan kita nggak lupa lah itu. Dan sekarang pun akhirnya terbukti (bahwa pendidikan itu penting)," tambahnya.

Album pertama sampai kelima merupakan rilisan Wayang yang paling laris. Ramdan mengatakan jika penjualan album keempat yang terbaik, karena melebihi 500 ribu kopi kala itu.

Personel asli Wayang kini tinggal berdua saja, yaitu Ramdan dan Ahmad Fauzi di Bas. Sang penggebuk drum cilik, Gilang Ariestya kini telah sibuk dengan pekerjaan barunya di Perancis.

(kpl/frs)

Editor:   Sanjaya Ferryanto