W.S Rendra

Willibrordus Surendra Broto Rendra atau populer dengan nama W.S. Rendra lahir di Solo, Jawa Tengah, 7 November 1935. Ia dikenal sebagai sastrawan ternama yang mendapat julukan 'si Burung Merak'. Kabarnya, inisial W.S berubah menjadi Wahyu Sulaiman, setelah Rendra menjadi seorang muslim.

Rendra mulai mengenal sastra saat kuliah di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Almarhum Mbah Surip, seniman nyentrik yang merupakan sahabat Rendra, menyebut Rendra dengan sebutan 'si Burung Merak Nusantara'.

Pada 6 Agustus 2009, Rendra tutup usia, Setelah sebelumnya sempat dirawat di RS Harapan Kita dan RS Mitra Keluarga, Depok akibat komplikasi, akhirnya ia menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Jenazahnya disemayamkan di rumah duka, Kompleks Pesona Kayangan Depok, Blok AV No. 5. Dan rencananya, akan dimakamkan di Bengkel Teater miliknya di Depok, Jawa Barat pada Jumat (07/08/09) selepas sholat Jumat.

Rendra pernah menikah tiga kali. Dari istri pertama ia dikaruniai 5 anak, Theodorus Setya Nugraha, Andreas Wahyu Wahyana, Daniel Seta, Sammuel Musa, dan Clara Sinta. Dari istri keduanya, ia mendapat 4 anak, Yonas Salya, Sarah Drupadi, Naomi Srikandi, dan Rachel Saraswati. Sedangkan dari istri ketiganya ia mendapat 2 anak, Isaias Sadewa dan Maryam Supraba.

KARIR
Kiprahnya diawali dengan mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta pada tahun 1967 dan juga Bengkel Teater Rendra di Depok, sepulangnya ia dari Amerika Serikat. Selain juga membintangi sejumlah pertunjukan teater, yang di antaranya Orang-orang di Tikungan Jalan, SEKDA, Mastodon dan Burung Kondor, Hamlet, Macbeth, Oedipus Sang Raja, Kasidah Barzanji dan Perang Troya Tidak Akan Meletus.

Rendra yang semenjak kuliah telah aktif menulis cerpen dan esai di berbagai majalah itu telah menulis ratusan cerpen, sajak dan lagu. Bahkan bersama Yati Octavia, Rendra pernah membintangi film remaja YANG MUDA YANG BERCINTA, meski film tersebut pernah dilarang beredar karena alasan politis.

BEBERAPA KARYA
Drama
Orang-orang di Tikungan Jalan (1954)
Bib Bob Rambate Rate Rata (Teater Mini Kata) - 1967
SEKDA (1977)
Selamatan Anak Cucu Sulaiman (dimainkan 6 kali)
Mastodon dan Burung Kondor (1972)
Hamlet (terjemahan dari karya William Shakespeare, dengan judul yang sama)- dimainkan dua kali
Macbeth (terjemahan dari karya William Shakespeare, dengan judul yang sama)
Oedipus Sang Raja (terjemahan dari karya Sophokles, aslinya berjudul "Oedipus Rex")
Lysistrata (terjemahan)
Odipus di Kolonus (Odipus Mangkat) (terjemahan dari karya Sophokles,
Antigone (terjemahan dari karya Sophokles,
Kasidah Barzanji (dimainkan 2 kali)
Lingkaran Kapur Putih
Panembahan Reso (1986)
Kisah Perjuangan Suku Naga (dimainkan 2 kali)
Shalawat Barzanji
Sobrat


KUMPULAN SAJAK/PUISI
Ballada Orang-Orang Tercinta (Kumpulan sajak)
Blues untuk Bonnie
Empat Kumpulan Sajak
Sajak-sajak Sepatu Tua
Mencari Bapak
Perjalanan Bu Aminah
Nyanyian Orang Urakan
Pamphleten van een Dichter
Potret Pembangunan Dalam Puisi
Disebabkan Oleh Angin
Orang Orang Rangkasbitung
Rendra: Ballads and Blues Poem
State of Emergency
Lebih Lengkap